Menyiapkan Pra Penyalaan Komputer
Minggu, Mei 09, 2021
Edit
Pada halaman sebelumnya kita sudah membahas tentang Pengetahuan Yang Dibutuhkan Dalam Menyiapkan Pra Penyalaan Komputer, yang di antaranya adalah pentingnya mengenali komponen-komponen penyusun komputer. Selanjutnya kita akan membahas tentang Persiapan Yang Dibutuhkan Dalam Pra Penyalaan Komputer, yang di antaranya adalah memastikan Input dan Output sudah terpasang dengan benar, koneksi catu daya (Power Supply) sudah terhubung ke arus listrik, CPU sudah terhubung dengan Monitor, dan mengenali perangkat-perangkat keras proteksi sebagai pelindung dari kegagalan daya seperti Uninterupable Power Supply (UPS) dan Stabilizer Voltage (Stavol).
Berikut ini adalah Input dan Output yang harus kita siapkan dalam pra penyalaan komputer.
A. Mouse
Secara harfiah arti nama dari alat ini adalah tikus, ini dikarenakan bentuknya yang memang menyerupai tikus. Mouse pada komputer berfungsi sebagai pointer atau petunjuk yang akan membantu kita dalam menggunakan komputer. Pada umumnya mouse memiliki 4 komponen utama, yaitu :
1. Sensor yang terletak pada bagian bawah mouse : berfungsi sebagai sensor untuk menggerakan kursor.
2. Klik kiri atau umumnya lebih dikenal sebagai klik : berfungsi untuk memilih objek yang di sentuh oleh kursor.
3. Klik kanan : berfungsi sebagai pembuka menu lanjutan.
4. Scroll : berfungsi sebagai penggulung layar keatas dan kebawah pada tampilan layar monitor.
2. Klik kiri atau umumnya lebih dikenal sebagai klik : berfungsi untuk memilih objek yang di sentuh oleh kursor.
3. Klik kanan : berfungsi sebagai pembuka menu lanjutan.
4. Scroll : berfungsi sebagai penggulung layar keatas dan kebawah pada tampilan layar monitor.
B. Keyboard
Keyboard adalah Input yang paling utama yang harus kita siapkan dalam penggunaan komputer. Keyboard adalah papan ketik pada komputer yang berfungsi untuk menuliskan huruf, simbol, dan angka. Keyboard juga dapat digunakan sebagai tombol kombinasi untuk shortcut yang dapat membantu kita dalam menggunakan komputer, contohnya seperti kita dapat menonaktifkan komputer hanya dengan menggunakan tombol kombinasi pada keyboard dengan cara menekan tombol ALT + F4 dan kemudian menekan tombol Enter, tanpa perlu menggerakan mouse sedikitpun.
Berikut ini adalah fungsi dari tombol khusus yang terdapat pada keyboard.
1. Backspace
Fungsi tombol ini adalah untuk menghapus satu karakter atau huruf di sebelah kiri.
2. Spacebar
Tombol yang berfungsi untuk mebuat spasi dalam penulisan
3. Tab
Singkatan dari tombol tabulasi, merupakan tombol bantuan untuk mempercepat perpindahan kursor (posisi penulisan aktif) ataupun untuk perapihan dalam penulisan teks.
4. Capslock
Tombol untuk mengubah huruf kecil (non-kapital) menjadi huruf besar (kapital). Cara penggunaannya adalah dengan menekan tombol ini satu kali saja, dan jika lampu indikator caps-lock telah menyala maka setiap huruf yang diketikkan otomatis akan berubah menjadi huruf kapital.
5. Shift
Fungsi tombol ini adalah untuk membalikkan fungsi tombol Caps-lock. Jika tombol caps-lock sedang aktif, menekan tombol shift akan menjadikan huruf yang harusnya kapital menjadi non-kapital, begitu juga sebaliknya saat caps-lock sedang tidak aktif. Saat tombol caps-lock sedang tidak aktif, tombol Shift ini akan mengubah huruf non-kapital menjadi huruf kapital. Tidak seperti tombol caps-lock, tombol shift hanya akan berfungsi jika ditekan bersamaan dengan tombol huruf dan angka. Tombol shift juga dapat digunakan untuk mengubah tombol angka menjadi simbol.
6. CTRL
CTRL adalah singkatan dari Control. Tombol ini berfungsi untuk menghasilkan perintah khusus. Cara penggunaan tombol ini adalah dengan menggabungkannya dengan tombol yang lain, seperti contohnya CTRL + S yang fungsinya adalah untuk menyimpan dokumen yang sudah ada.
7. ALT
Singkatan dari Alternate. Sama seperti tombol Ctrl, tombol ini juga hanya akan berfungsi bila disandingkan dengan tombol yang lain. Fungsi dari tombol ini menyesuaikan dengan aplikasi yang sedang digunakan.
8. Windows
Tombol yang akan berfungsi jika komputer menggunakan sistem operasi Windows. Jika tombol Windows di tekan tunggal maka akan membuka menu start. Tombol Windows juga dapat berfungsi layaknya tombol CTRL dan ALT yang menghasilkan fungsi lain jika di tekan bersamaan dengan tombol tertentu, seperti contohnya tombol Windows + E yang berfungsi untuk membuka Windows Explorer.
9. Num Lock
Number Lock key, tombol yang berfungsi untuk mengaktifkan numerik pad atau tombol nomor yang berada di sebelah kanan keyboard.
10. ESC
Tombol ini tidak selalu dapat berfungsi tapi sering kali apabila tombol ini ditekan maka instruksi yang sedang berjalan pada komputer akan terhenti, dan mengembalikannya kontrol ke menu sebelumnya.
11. Page Up
Berfungsi untuk menggulung layar ke atas atau menampilkan halaman yang sebelumnya.
12. Page Down
Berfungsi untuk menggulung layar ke bawah atau menampilkan halaman selanjutnya.
13. Home
Tombol yang berfungsi untuk mengarahkan kursor ke paling awal baris.
14. End
Tombol yang berfungsi untuk mengarahkan kursor ke akhir baris.
15. Insert
Tombol yang berfungsi untuk menyisipkan atau menyelipkan suatu karakter pada kalimat dalam program pengolah kata.
16. Del (Delete)
Tombol yang berfungsi untuk menghapus suatu objek atau juga bisa digunakan untuk menghapus suatu karakter di sebelah kanan (pada program pengolah kata).
17. F1, F2, F3, . . ., F12
Merupakan tombol fungsi. Tombol-tombol ini tidak setiap saat dapat digunakan karena penggunaannya tergantung dari aplikasi yang sedang digunakan. Tombol yang paling sering digunakan adalah tombol F5 untuk refresh dan F1 yang umumnya dipakai untuk menampilkan bantuan atau help dari aplikasi yang sedang berjalan.
1. Backspace
Fungsi tombol ini adalah untuk menghapus satu karakter atau huruf di sebelah kiri.
2. Spacebar
Tombol yang berfungsi untuk mebuat spasi dalam penulisan
3. Tab
Singkatan dari tombol tabulasi, merupakan tombol bantuan untuk mempercepat perpindahan kursor (posisi penulisan aktif) ataupun untuk perapihan dalam penulisan teks.
4. Capslock
Tombol untuk mengubah huruf kecil (non-kapital) menjadi huruf besar (kapital). Cara penggunaannya adalah dengan menekan tombol ini satu kali saja, dan jika lampu indikator caps-lock telah menyala maka setiap huruf yang diketikkan otomatis akan berubah menjadi huruf kapital.
5. Shift
Fungsi tombol ini adalah untuk membalikkan fungsi tombol Caps-lock. Jika tombol caps-lock sedang aktif, menekan tombol shift akan menjadikan huruf yang harusnya kapital menjadi non-kapital, begitu juga sebaliknya saat caps-lock sedang tidak aktif. Saat tombol caps-lock sedang tidak aktif, tombol Shift ini akan mengubah huruf non-kapital menjadi huruf kapital. Tidak seperti tombol caps-lock, tombol shift hanya akan berfungsi jika ditekan bersamaan dengan tombol huruf dan angka. Tombol shift juga dapat digunakan untuk mengubah tombol angka menjadi simbol.
6. CTRL
CTRL adalah singkatan dari Control. Tombol ini berfungsi untuk menghasilkan perintah khusus. Cara penggunaan tombol ini adalah dengan menggabungkannya dengan tombol yang lain, seperti contohnya CTRL + S yang fungsinya adalah untuk menyimpan dokumen yang sudah ada.
7. ALT
Singkatan dari Alternate. Sama seperti tombol Ctrl, tombol ini juga hanya akan berfungsi bila disandingkan dengan tombol yang lain. Fungsi dari tombol ini menyesuaikan dengan aplikasi yang sedang digunakan.
8. Windows
Tombol yang akan berfungsi jika komputer menggunakan sistem operasi Windows. Jika tombol Windows di tekan tunggal maka akan membuka menu start. Tombol Windows juga dapat berfungsi layaknya tombol CTRL dan ALT yang menghasilkan fungsi lain jika di tekan bersamaan dengan tombol tertentu, seperti contohnya tombol Windows + E yang berfungsi untuk membuka Windows Explorer.
9. Num Lock
Number Lock key, tombol yang berfungsi untuk mengaktifkan numerik pad atau tombol nomor yang berada di sebelah kanan keyboard.
10. ESC
Tombol ini tidak selalu dapat berfungsi tapi sering kali apabila tombol ini ditekan maka instruksi yang sedang berjalan pada komputer akan terhenti, dan mengembalikannya kontrol ke menu sebelumnya.
11. Page Up
Berfungsi untuk menggulung layar ke atas atau menampilkan halaman yang sebelumnya.
12. Page Down
Berfungsi untuk menggulung layar ke bawah atau menampilkan halaman selanjutnya.
13. Home
Tombol yang berfungsi untuk mengarahkan kursor ke paling awal baris.
14. End
Tombol yang berfungsi untuk mengarahkan kursor ke akhir baris.
15. Insert
Tombol yang berfungsi untuk menyisipkan atau menyelipkan suatu karakter pada kalimat dalam program pengolah kata.
16. Del (Delete)
Tombol yang berfungsi untuk menghapus suatu objek atau juga bisa digunakan untuk menghapus suatu karakter di sebelah kanan (pada program pengolah kata).
17. F1, F2, F3, . . ., F12
Merupakan tombol fungsi. Tombol-tombol ini tidak setiap saat dapat digunakan karena penggunaannya tergantung dari aplikasi yang sedang digunakan. Tombol yang paling sering digunakan adalah tombol F5 untuk refresh dan F1 yang umumnya dipakai untuk menampilkan bantuan atau help dari aplikasi yang sedang berjalan.
Mouse dan Keyboard adalah 2 Input utama yang sangat dibutuhkan oleh komputer untuk dapat bekerja. Selain Input, komputer juga membutuhkan peranan dari Output untuk dapat menampilkan hasil pekerjaan dari CPU. Output yang paling utama yang harus dimiliki oleh komputer adalah Monitor, karena monitor berfungsi untuk menampilkan hasil pekerjaan dari CPU dalam bentuk visual.
Tanpa hadirnya monitor tentu kita tidak dapat untuk menggunakan komputer dan melihat hasil pekerjaan dari CPU. Agar CPU dan Monitor dapat terhubung, kita memerlukan kabel yang dapat menghubungkan CPU dengan Monitor yang di antaranya adalah kabel VGA, HDMI, DVI, dll. Berikut ini adalah jenis-jenis dari kabel penghubung antara CPU dengan Monitor.
Setelah mengenali Input dan Output pada komputer selanjutnya kita akan membahas tentang perangkat keras proteksi. Berikut ini adalah penjelasan dari perangkat keras proteksi.
Perangkat keras proteksi adalah perangkat yang digunakan untuk menjaga komputer dari masuknya arus listrik yang tidak stabil ke dalam komputer serta kegagalan daya. Masuknya arus listrik yang tidak stabil dan kegagalan daya di khawatirkan akan berakibat fatal pada komputer yang menyebabkan kerusakan pada harddisk yang menyebabkan komputer gagal booting karena rusaknya sistem operasi. Kegagalan daya juga dapat menyebabkan hilangnya data yang sedang diproses atau belum di simpan secara penuh sehingga tidak dapat untuk di akses kembali (corrupt).
Untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan seperti kasus di atas, kita dapat menambahkan perangkat keras proteksi pada komputer untuk mencegah kegagalan daya, berikut ini adalah alat-alat yang dapat kita gunakan.
Untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan seperti kasus di atas, kita dapat menambahkan perangkat keras proteksi pada komputer untuk mencegah kegagalan daya, berikut ini adalah alat-alat yang dapat kita gunakan.
1. Stabilizer Voltage
Stabilizer Voltage (Stavol) berfungsi sebagai alat yang dapat digunakan untuk menstabilkan arus listrik. Stabilizer mampu mengubah arus listrik yang tidak stabil menjadi keluaran yang stabil, tegangan yang stabil ini sangat dibutuhkan untuk peralatan elektronik yang kita miliki, terutama yang membutuhkan daya listrik yang besar, seperti CPU.
2. UPS
UPS (Uninterruptable Power Supply) merupakan alat yang menyediakan dan mengalirkan listrik secara kontinu atau tidak terputus kepada komputer. UPS menggunakan baterai untuk memastikan komputer dapat tetap menyala walau dalam kondisi listrik sedang mati. UPS adalah benteng terbaik bagi komputer dari kegagalan daya. Berbeda dengan stabilizer yang fungsinya hanya untuk menstabilkan arus listrik saja, UPS bersifat lebih karena menyediakan cadangan listrik.
Berikut ini adalah cara penggunaan Stabilizer Voltage :
1. Hubungkan kabel power Stabilizer Voltage ke arus listrik.
2. Hubungkan kabel power CPU dan Monitor ke output Stabilizer.
3. Nyalakan Stabilizer.
4. Periksa tegangan yang di hasilkan oleh stabilizer. Bila tegangan terlihat sudah stabil, maka kita sudah bisa untuk menyalakan komputer.
Sedangkan untuk penggunaan UPS, berikut ini adalah langkah-langkahnya :
1. Hubungkan kabel power UPS ke arus listrik.
2. Hubungkan kabel power CPU dan Monitor ke output UPS.
3. Nyalakan UPS
4. Tunggu beberapa detik untuk mendengarkan kode BIP yang dihasilkan oleh UPS.
Umumnya kode BIP yang di hasilkan oleh UPS pada saat di nyalakan ada 3, yaitu :
- 1x BIP Panjang yang menandakan kalau UPS sudah berhasil dinyalakan.
- 1x BIP Pendek yang menandakan Input UPS sudah berhasil menerima arus listrik.
- 1x BIP Pendek setelah selang beberapa detik dari bunyi BIP yang ke 2, yang menandakan UPS sudah berhasil menstabilkan arus listrik dan siap untuk meneruskan arus listrik ke Output.
5. Bila UPS sudah berhasil nyala dalam keadaan normal dan sesuai SOP, langkah selanjutnya adalah menyalakan komputer.





